Digital Marketing untuk Bisnis UMKMDigital marketing tidak hanya bermanfaat untuk pelaku usaha dengan skala besar, tetapi digital marketing untuk bisnis UMKM juga memberi banyak manfaat.

Seperti kita ketahui digital marketing kerap dijadikan sebagai upaya memaksimalkan marketing yang dilakukan secara konvensional atau offline.

Tanpa mengurangi peran marketing secara offline, digital marketing dapat lebih maksimal dalam menjangkau target pasar dibandingkan marketing secara offline.



Apa itu Digital Marketing untuk Bisnis UMKM?


Digital marketing adalah upaya pemasaran yang dilakukan dengan alat digital atau internet. Anda harus terhubung dengan jaringan internet atau online untuk bisa melakukan praktek digital marketing ini.

Ada banyak cara yang bisa anda lakukan dalam proses digital marketing. Serta banyak pula media yang bisa anda manfaatkan. Seperti website, blog, media sosial, dan lain sebagainya yang bisa anda akses saat online.



Pada dasarnya fungsi dan tujuan dari digital marketing serupa dengan marketing konvensional yang biasa dilakukan para pelaku usaha termasuk UMKM.

Dimana tujuannya adalah untuk memasarkan produk, jasa ataupun brand yang dimiliki pelaku usaha.

Keduanya bertujuan untuk memperkenalkan brand atau merek kepada masyarakat atau calon konsumen dengan berbagai cara atau strategi.

Baik digital marketing ataupun marketing konvensional keduanya bermaksud untuk memikat calon konsumen supaya menggunakan produk yang dipasarkan dan dapat memaksimalkan bisnis anda.

Perlu diketahui, bahwa dalam digital marketing kita tidak hanya memperkenalkan produk atau brand, tetapi juga memilih strategi yang tepat untuk bisa menarik perhatian calon konsumen.

Secara garis besar, perbedaan dari digital marketing dan marketing konvensional dapat dipahami dalam tiga kategori berikut ini :


1. Target pemasaran


Pada umumnya marketing konvensional memanfaatkan secara maksimal berbagai alat atau media seperti baliho dan papan reklame jalan utama yang banyak dilalui orang orang.

Serta iklan, televisi, dan radio yang mempromosikan sebuah produk, jasa atau brand.

Tak hanya itu tapi juga iklan iklan yang ada di surat kabar juga menjadi cara dari upaya marketing konvensional.

Lebih dari itu, digital marketing mampu menjangkau target pasar yang lebih luas lagi dibandingkan marketing konvensional.

Bahkan, tidak terbatas pada suatu daerah, digital marketing juga bisa memungkinkan anda mempromosikan produk, jasa atau brand dalam tingkat nasional bahkan internasional.

Hal yang lebih menguntungkan lagi adalah anda bisa menentukan sendiri target market yang ingin anda tuju dalam praktek digital marketing ini.

Seperti mengkategorikan target pasar berdasarkan usia, jenis kelamin, daerah, bahkan perangkat apa yang mereka gunakan.

Karena digital marketing dilakukan secara online itulah mengapa kita dapat menjangkau target pasar yang lebih luas lagi dibandingkan dengan menggunakan metode marketing konvensional.

Sehingga dapat dikatakan bahwa kita dapat menjangkau siapa saja yang ingin kita jadikan target pasar asalkan orang tersebut juga menggunakan jaringan internet untuk online.


2. Waktu dan biaya


Tak dapat dipungkiri bahwa marketing konvensional membutuhkan waktu yang lebih lama dan biaya yang lebih besar. Bahkan terkadang kita harus mengantri untuk bisa beriklan karena harus bergantian dengan pengiklan lainnya.

Dari segi biaya juga cukup membuat pengeluaran membengkak karena anda terkadang harus mengeluarkan biaya tambahan untuk memproduksi iklan anda.

Berbeda dengan marketing konvesional, digital marketing proses pembuatan iklan lebih cepat serta lebih hemat karena anda dapat menentukan sendiri berapa budget yang anda ingin alokasikan untuk iklan melalui online ini.

Inilah poin plus yang anda dapatkan jika menggunakan digital marketing. Kegiatan beriklan jadi lebih efektif dan efisien.


3. Cara komunikasi


Perbedaan dari digital marketing dan marketing konvensional adalah dari cara berkomunikasi dengan calon konsumen maupun pelanggan.

Dimana jika menggunakan marketing konvensional target market tidak dapat langsung merespon iklan anda. Seperti misalnya tayangan iklan di televisi, radio, surat kabar, ataupun reklame dan media lainnya yang biasa digunakan dalam marketing konvensional.

Berbeda dengan digital marketing yang mana calon konsumen dapat langsung merespon iklan anda. Dari respon iklan melalui online ini juga dapat menjadi acuan anda dalam memperbaiki strategi pemasaran secara digital.

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM perlu untuk melakukan digital marketing ini mengingat persaingan bisnis yang semakin ketat, sehingga anda sebagai pelaku UMKM harus memiliki strategis dalam pemasaran yang lebih efektif dan efisien.


Mengapa Digital Marketing untuk UMKM Harus Diterapkan?


Pengguna internet khususnya di Indonesia setiap harinya terus meningkat. Mereka tidak hanya terhubung dengan jaringan online hanya sekadar untuk berkomunikasi, tapi lebih dari itu.

Dimana masyarakat Indonesia juga telah memanfaatkan dengan baik internet untuk mendapatkan informasi mengenai suatu brand dan menggunakannya sebagai cara untuk berbelanja.

Pengguna internet cenderung akan mencari tahu terlebih dahulu mengenai produk yang akan dibelinya.

Sehingga apabila anda tidak memanfaatkan digital marketing secara maksimal, maka anda akan kehilangan target pasar yang memiliki potensi besar untuk membeli produk anda.

Secara umum berikut ini adalah enam alasan mengapa digital marketing penting untuk para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.


1. Kesempatan untuk semua jenis bisnis


Modal utama untuk bisa melakukan digital marketing adalah memiliki komputer atau laptop dan jaringan internet.

Dengan dua hal tersebut anda sudah bisa mempromosikan diri atau brand anda secara online. Anda sudah bisa membuat konten marketing, bahkan social media marketing.

Karena kemudahan akses dan medianya, maka semua pelaku usaha bisa menggunakan digital marketing. Baik perusahaan besar, usaha menengah, bahkan pelaku usaha kecil atau UMKM.

Ini adalah kesempatan yang bagus untuk anda yang ingin memulai bisnis atau ingin mengembangkan bisnis anda menjadi lebih besar lagi.


2. Lebih murah dan efektif


Sebuah cara pemasaran yang baik untuk dilakukan pelaku UMKM karena lebih murah dan efektif.

Seperti kita ketahui bahwa digital marketing tidak membutuhkan alat yang rumit dan caranya juga terbilang mudah apabila dibandingkan dengan marketing konvensional.

Berdasarkan sebuah data menyebutkan bahwa pelaku UMKM yang menerapkan digital marketing dapat menghemat anggaran pemasarannya sampai 40 persen.

Meskipun cara melakukannya mudah dan tidak mengeluarkan biaya yang cukup besar, tetapi performa yang dihasilkan maksimal dan lebih baik daripada pemasaran biasa.

Sehingga tak ada salahnya bagi anda pelaku UMKM untuk memulai digital marketing ini sebagai penunjang pemasaran secara biasa yang sebelumnya anda gunakan.


3. Pendapatan lebih meningkat


Jika anda menggunakan metode digital marketing yang efektif, pendapatan anda akan lebih meningkat dibandingkan sebelum anda menggunakan pemasaran secara online ini.

Setiap kali anda telah melakukan iklan secara online, pantau dan analisa hasilnya. Belajar dari hasil iklan anda akan menemukan strategi yang lebih baik lagi untuk beriklan di kemudian hari.

Sampai akhirnya anda menemukan strategi yang tepat untuk mempromosikan produk atau jasa anda. Dan akan berdampak pada peningkatan penghasilan anda.


4. Dapat menjangkau audiens spesifik


Inilah yang menjadi poin plus dari digital marketing, dimana anda bisa menjangkau audiens dengan spesifikasi tertentu yang anda tentukan sendiri.

Karena melalui digital marketing ini anda mampu mengumpulkan data data penting mengenai audiens anda, misalnya lokasi, usia, minat, dan lain lain bahkan jenis kelamin dan perangkat apa yang audiens gunakan.

Semua data penting ini dapat anda manfaatkan untuk melakukan kampanye marketing anda secara online.


5. Efektif untuk pengguna perangkat mobile


Hasil dari riset Google, sebesar 94 persen pengguna internet di Indonesia mengakses internet menggunakan perangkat mobile atau smartphone.

Alasannya tak lain karena mengakses internet menggunakan smartphone ini terbilang lebih mudah dan cepat.

Berdasarkan fakta ini, anda bisa memanfaatkan digital marketing untuk menjangkau konsumen melalui perangkat mobile khususnya media sosial.


6. Membangun reputasi brand


Anda bisa membangun reputasi brand anda dengan baik melalui digital marketing. Dimana saat ini memiliki reputasi bisnis yang baik sangat penting di era digital.

Anda bisa membangun reputasi brand ini melalui website, media sosial, sampai SEO. Berdasarkan sebuah sumber setidaknya ada 81 persen konsumen yang lebih dulu melakukan riset online sebelum mereka melakukan pembelian.

Memiliki eksistensi yang baik dan bagus di dunia maya sangat membantu anda untuk terlihat profesional dan membuat konsumen percaya serta berminat untuk membeli produk anda.

Meskipun anda menjalankan usaha kecil menengah bukan berarti anda tidak bisa membangun reputasi brand. Justru dengan adanya metode digital marketing anda mempunya kesempatan untuk bisa mengembangkan usaha anda lebih besar lagi.

Pelaku usaha UMKM di Indonesia dewasa ini semakin menjamur, baik mereka yang menawarkan beragam barang, maupun jasa.

Secara perekonomian Indonesia, UMKM adalah kelompok usaha yang mempunyai jumlah paling besar. Dimana dikatakan bahwa kelompok usaha ini terbukti tahan terhadap goncangan krisis ekonomi.

Kriteria usaha yang termasuk dalam UMKM ini telah diatur dalam hukum negara yang tertuang di perundang undangan.

Landasan hukum mengenai UMKM ini ada pada Undang undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mengenai kriterian UMKM yang dipergunakan untuk didefinisikan pengertian dan kriteria UMKM.


Perbedaan Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)


– Usaha Mikro

Usaha mikro adalah sebuah usaha produktif yang dimiliki oleh perseorangan dan atau badan usaha perseorangan yang memenuhi kriteria usaha mikro yang diatur dalam undang undang.

Usaha mikro yang merupakan usaha berskala kecil ini sifatnya tradisional dan tidak formal, maksudnya adalah belum terdaftar dan belum memiliki badan hukum.

Ciri ciri dari usaha mikro ini memiliki jenis barang atau komoditi usahanya tidak selalu tetap, sewaktu waktu bisa saja berganti jenis.

Tempat usahanya juga tidak selalu menetap, atau sewaktu waktu bisa saja pindah tempat.

Serta yang jelas dapat dipahami adalah usaha mikro belum melakukan administrasi keuangan, bahkan yang paling sederhana sekalipun, dan tidak memisahkan keuangan keluarga dengan keuangan usaha.

Umumnya usaha mikro ini dikelola oleh orang yang belum berjiwa wirausaha yang memadai, dan tingkat pendidikannya rata rata relatif sangat rendah.

Biasanya juga belum memiliki akses dengan perbankan, tetapi sebagian dari mereka telah mengakses lembaga keuangan selain bank.

Mereka juga umumnya tidak memiliki izin usaha atau memenuhi persyaratan legalitas hukum lainnya, termasuk NPWP.

Meskipun terbilang terbatas, adanya usaha mikro berfungsi untuk meningkatkan teknologi baru, serta menciptakan pengetahuan baru.

Mereka juga menjadi pelaku yang melakukan pembaharuan produk dan jasa yang anda, serta menciptakan langkah langkah yang beda untuk menyajikan barang dan jasa dengan jumlah yang lebih banyak meskipun dengan sumber daya yang lebih sedikit.

Adapun contoh dari usaha mikro ini seperti petani pemilik, penggarap perorangan, peternak, nelayan, serta pembudidaya, industri makanan dan minuman, industri pandai besi pembuat alat alat, pedagang kaki lima, pedagang di pasar, jasa bengkel, salon kecantikan, ojek, penjahit, dan lain lain.


– Usaha kecil

Sementara pelaku usaha kecil adalah mereka yang berdiri sendiri dan dilakukan oleh perseorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan.

Secara jumlah sumber daya manusianya, usaha kecil memiliki jumlah tenaga kerja kurang dari 50 orang. Hal ini berdasarkan undang undang nomor 9 tahun 1995.

Para pelaku usaha kecil ini kehidupannya sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi pada umumnya, lokasi bisnis, persaingan, serta kualifikasi pemilik dan efektivitasnya menjalankan bisnis.

Selainitu dari sekian banyak usaha maka usaha di bidang perdagangan eceran lah yang paling banyak mengalami kegagalan. Contoh usaha kecil ini bisa dalam industri perdagangan, pertanian, peternakan, perkebunan, bahkan penawaran jasa.


– Usaha menengah

Usaha menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, dan dilakukan oleh perseorangan atau badan usaha. Usaha menengah menjadi salah satu jenis usaha yang banyak digeluti oleh masyarakat Indonesia.



Karena salah satu keungulan dari UMKM ini adalah mudahnya untuk dijalani dan dalam mengadopsi inovasi dalam bisnis, khususnya dalam bidang teknologi.

Adopsi teknologi terbaru jadi lebih mudah dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis UMKM karena tidak memiliki birokrasi dan sistem yang rumit.

Keunggulan dari UMKM lainnya juga dalam faktor hubungan antar karyawan karena lingkupnya lebih kecil, dan fleksibilitas untuk menyesuaikan bisnis dengan kondisi pasar yang dinamis.

Adapun jumlah UMKM di Indonesia semakin tahun semakin bertambah, dimana diketahui di tahun 2012 saja jumlah UMKM mencapai 56.534.592 unit dengan pangsa 99,99%.

Angka tersebut melonjak menjadi 62.922.617 unit pada tahun 2017, dengan persentase sebesar 99,99%.

Data di atas dikutip dari rilis oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia mengenai perkembangan data Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tahun 2016 – 2017.

Dengan angka yang fantastis tersebut, mengartikan bahwa persaingan yang dialami UMKM sebenarnya cukup ketat. Khususnya pada industri yang sama dengan target pasar yang sama.

Sehingga bagi pelaku UMKM yang lebih jeli dan detail dalam mencari strategi pemasaran, akan lebih mudah dalam menjangkau dan mendapatkan target pasar yang tepat.

Pemasaran secara tradisional atau offline tetap penting dilakukan oleh para pelaku UMKM ini, namun jika ingin menjangkau lebih banyak lagi target pasar yang lebih spesifik, pelaku UMKM dapat memanfaatkan digital marketing yang telah kita bahas bersama di atas.

Apalagi kini kita hidup di era digital yang memang semua tak bisa terlepas begitu saja dari kecanggihan teknologi.

Istilah dunia dalam genggaman dirasa benar adanya dimana bahkan pelaku UMKM saja dapat mengembangakan usahanya hanya melalui smartphone yang dimiliki.

Hal terpenting dari uraian digital marketing untuk bisnis UMKM adalah dimana para pelaku UMKM ini dapat melihat peluang dalam mengembangkan usahanya.

Di mana mereka memanfaatkan digital marketing untuk bisnis UMKM yang juga dapat mereka lakukan dengan menggunakan jasa Indonesia Digital Marketing yang telah bertahun tahun mengelola akun bisnis serta website para pelaku usaha kecil dan menengah.